Sendiriku
disini
sendiriku
meretas
resah di dinding malam
rindukan hujan pada senja itu
rindukan hujan pada senja itu
rinai
gerimis terus mencekam
berjuta kata liar di gores
mengalir
dalam debar angan
mengenang sekilas, mantera cinta terhempas
jiwaku seperti patahan kata,
mengenang sekilas, mantera cinta terhempas
jiwaku seperti patahan kata,
merangkai
muram kalimat kerinduan
bisikan kesedihan pada embun
bisikan kesedihan pada embun
lalu
terselip ditepi dedaunan, jatuh
semilir
angin coba membasuh luka
terseret, terhempas dalam gelap
haruskah rindu dikutuk
lalu bersemayam dalam kesendirian
senyummu kini menjadi puisi
terseret, terhempas dalam gelap
haruskah rindu dikutuk
lalu bersemayam dalam kesendirian
senyummu kini menjadi puisi
merajut
mimpi pulang, kembali
|Mj_We|2012. 17 Maret
Tidak ada komentar:
Posting Komentar