Kaho Naa
Pyaar Hai
Diujung malam berkabut
Sedetikpun tak terberi, sejenak
Pejamkan lelah dari penatnya hari
Pada cangkir kopi mengering
lalu pagi membawamu pergi
detik terjaga dari mimpi kusam
merajut asa dalam dekapan gundah
yakinmu tak tergadai pada musim, harapku
ku mencintai kesederhanaan itu, selalu
katakan, katakanlah sekali lagi
jangan seperti bisikan dimimpi
katakanlah; Kaho Naa Pyaar Hai
setiap detik menjemput pagi
kulukis wajahmu, sambil membingkai sajak
tetaplah disana, dalam kesederhanaan itu
lalu katakan dalam diam
kudengar apa yang tak bisikan kata
katakanlah; Kaho Naa Pyaar Hai
pada senja, juga kenangan terjaga
katakanlah; Kaho Naa Pyaar Hai
dalam kata, lalu kita Wie…
hanya itu tersisa, dalam diam
teruslah mengepak sajak
hingga tiba saatnya, semua baru bermula
katakanlah; Kaho Naa Pyaar Hai
senyum pagi ini; untuk ku..!
|Mj_We|2012. 17 Maret
Tidak ada komentar:
Posting Komentar