Jumat, 21 September 2012

Di Simpang Jalan Revolusi


Di Simpang Jalan Revolusi

Disini Aku Berdiri
Busungkan dada tuk ditikam
Tapi...tusukan itu dari belakang
Belati dibungkus dalam sarung
                                    Solidaritas
Dan pengkhianatan menari-nari

Disini aku berdiri
Tancapkan bendera tuk ditembak
Dan..akh, tembakan itu dari belakang
Mesiu disimpan dalam gudangmu,
                                                Kawan..!!
Dan senapan itu digenggan dikirimu

Disini aku berdiri
Menebar-benih kebersamaan..
Sayang, semua tanah punya musuh
Yang tumbuh adalah curiga, denki dan benci

Disini aku berdiri
Menerima dalam luka
Menelan dalam duka
Kekanan kehulangan nyali
Kekiri dicaci maki

Disini, aku berdiri
Mendekam dalam kesunyian hati..
Karena;
Yang bergerak pasti berhenti
Yang berjuang mati sendiri
Sebab sakitnya dikhianati
Karena cintanya tak sejati

Sakitnya ditikam
Menganga luka ditembak
Suburnya kecurigaan, kedengkian
                                    Adalah sebuah kematian
Selamat menikmati berdamai
                                    Dengan mimpi buruk

Aku tetap berdiri disini
Menambal luka-luka hatiku
Menyaksikan semuanya
Dengan senyum kematianku
Kini,
Smuanya tak lebih dari
NAJIS...!!!

Jhoe| Ternate, 10 Nov 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar