Sajak
Cinta, Wie…
hari belum juga senja
kala mendung selimuti cakrawala
seperti kabut, gelisah berbisik serak
genggam resah, meretas jejak pada sajak
sajak cinta, wie…
hari belum juga senja
kala mendung selimuti cakrawala
seperti kabut, gelisah berbisik serak
genggam resah, meretas jejak pada sajak
sajak cinta, wie…
ketika menyapa bayang pada malam
megelus rindu, juga pilu meradang
kata menari, berdansa bersama serigala
hangus terbakar dalam kenangan
mengurai
rindu dalam cerita
cerita
cinta, wie…
gerimis itu perlahan kugenggam
saat merekah senyum, menjadi suar pada kelam
wajahmu lembut seperti embun didedaunan
merangkul sajak dalam diam, tentang cinta
cinta
kita, wie…
|Mj_We|2012. 16 Maret
Tidak ada komentar:
Posting Komentar