Jumat, 21 September 2012

Sajak Cinta, Wie…


Sajak  Cinta, Wie…

hari belum juga senja
kala mendung selimuti cakrawala
seperti kabut, gelisah berbisik serak
genggam resah, meretas jejak pada sajak
sajak cinta,  wie…

ketika menyapa bayang pada malam
megelus rindu, juga pilu meradang
kata menari, berdansa bersama serigala
hangus terbakar dalam kenangan
mengurai rindu dalam cerita
cerita cinta, wie…

gerimis itu perlahan kugenggam
saat merekah senyum, menjadi suar pada kelam
wajahmu lembut seperti embun didedaunan
merangkul  sajak dalam diam, tentang cinta
cinta kita, wie…

|Mj_We|2012. 16  Maret

Tidak ada komentar:

Posting Komentar