Jumat, 21 September 2012

Prolog Antologi Liar; Begitulah Cinta diGores Wie


Begitulah Cinta di Gores Wie…!

Demikianlah tema antologi liar ini. Tidak ada upaya memberi kesan untuk menjadikan goresan liar ini memenuhi syarat sebagai puisi, sajak, atau jenis karya seni tertentu. Goresan liar adalah ekspresi, ruang tumpah atau sebuah upaya luar biasa untuk mengisi “ruang  kosong”, sebuah pengembaraan tak berujung, dari seseorang yang terus bertahan hidup demi keyakinan perjuangan, juga untuk seorang perempuan [Wie] yang  memilih tempat -tentunya dengan keyakinan, juga cinta - untuk berada di sayap kiri perjuangan. Sebagai perempuan tangguh, sebagai kupu-kupu merah kiri, sebagai Andromeda, tentunya untuk sebuah perjuangan.
Antologi ini, tidak dimaksudkan untuk sebuah tujuan komersial. Demi sebuah ekspresi yang tulus, juga keikhlasan mendedikasikan  goresan liar ini untuk [Wie], maka tak layak untuk dinominalkan dalam bentuk apapun. Karena goresan liar, mengalir bersama kenyataan, dialektika, konflik, juga rindu. Melatari  sebuah hubungan cinta, yang terjebak pada jarak, ruang dan waktu. Selain itu, cinta juga rasa saling memiliki tak bisa dibayar. Berapapun dikau membayar tak bisa kau beli cintaku..!
Kepada siapapun yang entah sengaja ataupun tidak, membaca goresan liar ini, kiranya menjadikan pembelajaran juga pengalaman tentunya, untuk percaya bahwa keyakinan dan keikhlasan adalah spirit perjuangan, menjadikan semua yang dibangun sebagai harapan, juga mimpi bisa terwujud, karena rasa cinta.
Wie…, apa yang kita bangun ini tak akan terhapus oleh situasi sesulit apapun, dan hanya maut yang bisa memisahkan kita. Untukmu goresan liar ini ku persembahkan, karena cintaku padamu, dan hanya itu yang kumiliki. Teruslah bergerak; kupu-kupu merah kiri ku. Jakarta, Yogya, Ternate, Tidore, adalah tempat kita menggores luka, kenangan, juga sejuta rasa rindu yang kita pahat bersama, dibawa pulang, kembali bersemayam pada malam, begitulah cinta di gores Wie…

Medio 2012
Jho’e | iblis malam |


Tidak ada komentar:

Posting Komentar