Jumat, 21 September 2012

Perempuanku


Perempuanku

perempuanku
mengapa diam di ujung malam
akhiri bimbang, sudahi tangisi kenangan
rasa sakit adalah ujian
lalu gelisah berakhir keraguan

perempuanku
jika  harapan harus diwujudkan
bisikan doa untuk perjuanganku
dan bila rasa itu bergelora didada
teruslah menunggu,
cumbui sketsa yang ku beri
resah hilang pada malam
tersisa sumpah setia tuk bersama

rona merah pada wajah senja, berganti kelam
bila tangismu luluhkan hati
andromedamu tetap bercahaya
janganlah meragu pada rindu
cantikmu mengurai senyum
lalu doa-doa yang dikau bisikan
tertawan sudah cintaku tuk setia,
perempuanku
yakinlah pada setiap yang kita bangun
biarkan kupu kupu merah kiri
bersemayam pada taman harapan
bersama kita wujudkan bahtera kenyataan,
perempuanku

Mj_We|2012. 19  Maret

Tidak ada komentar:

Posting Komentar