Embun
di Matamu
kala
rinai gerimis mencium hamparan jalan
juga
butiran embun cumbui kota
bersamamu,
ajari aku tentang harapan
bahwa
cinta itu apa adanya
dekap
aku dalam keabadian
seperti
darah, terus memerah
juga
malam, tetaplah gelap
laksana
embun
bisa
ku tatap pada bening matamu
|Mj_We|2012. 15 Maret
Tidak ada komentar:
Posting Komentar