Jumat, 21 September 2012

Embun di Matamu


Embun di Matamu

kala rinai gerimis mencium hamparan jalan
juga butiran embun cumbui kota
bersamamu, ajari aku tentang harapan
bahwa cinta itu apa adanya

dekap aku dalam keabadian
seperti darah, terus memerah
juga malam, tetaplah gelap

laksana embun
bisa ku tatap pada bening matamu

|Mj_We|2012. 15  Maret

Tidak ada komentar:

Posting Komentar